Peluang Usaha Arem Arem dan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Arem Arem – Jajanan pasar yang bernama arem-arem seringkali disamakan dengan kue lemper. Padahal dari keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Arem-arem terbuat dari bahan beras yang diisi dengan daging ayam suwir, sambal tempe, jeroan dan lainnya sesuai selera. Makanan khas jawa tengah ini mudah ditemui, terutama ketika ada acara hajatan.

Proses pembuatan makanan pengganjal perut ini cukup mudah, bahannya juga tidak sulit ditemukan. Setelah dibentuk memanjang sedikit bulat, ada tinggal mengisinya dengan isian seperti yang disebutkan tadi. Langkah berikutnya yaitu dikukus dengan api kecil hingga tingkat kematangan merata. Di pasar tradisional, anda bisa dengan mudah menemukannya dengan berbagai variasi harga, biasanya tergantung dari isi yang ada di dalamnya.

Peluang Usaha Arem Arem

Peluang Usaha Arem Arem
(sumber : wikimedia.org)

Dalam menjalankan peluang usaha arem arem, anda bisa membuatnya sendiri atau membelinya dari produsen kemudian dijual kembali. Kali ini kita membahas usaha yang anda jalankan penuh, artinya anda membuatnya sendiri kemudian dipasarkan atau dijual. Dikarenakan termasuk usaha penjualan, ada banyak faktor yang harus diperhatikan.

Baca Juga:  Peluang Usaha Air Aqua Galon dan Analisa Usahanya

1. Resep Nikmat

Setiap usaha yang berhubungan dengan manakan, rasa adalah hal utama yang harus diperhatikan. Konsumen rela mengeluarkan sedikit uang jika rasanya sepadan. Oleh sebab itu, pastikan anda menggunakan resep arem arem yang nikmat. Coba cari tau dari mereka yang berpengalaman.

Baca Juga:  Peluang Usaha Air Aqua Galon dan Analisa Usahanya

2. Inovasi

Selama ini, isi dari arem-arem masih seputar tempe, ayam dan jeroan. Baiknya coba melakukan inovasi dengan isian tersebut. Sebagai contoh dengan daging sapi, berbagai jenis abon, atau ikan basah yang tidak terlalu bau amis. Isian lain bisa anda pikirkan sendiri ya, biasanya juga tergantung dari setiap daerah dalam hal selera tersebut.

3. Pastikan Lokasi Strategis

Memasuki periode jualan, pastikan anda menempati lokasi strategis. Dimana lagi tempat jualan jajanan pasar kalau tidak di pasar bukan? Jika anda menggunakan metode penjualan dengan cara menjajakan nya, pastikan tempat yang dilalui ramai dan padat penduduk.

4. Strategi Promosi

Umumnya, jualan arem-arem dipadukan dengan jajanan lainnya. Anda bisa menaruh manakan dengan bahan baku beras ini di jajaran paling depan agar mudah dilihat. Itulah cara termudah melakukan promosi jika anda penjual dalam skala kecil. Apabila usaha yang anda jalankan tergolong besar, promosi bisa dilakukan dengan cara menawarkan langsung ke toko atau pengecer. Dengan cara ini, anda hanya fokus ke proses produksi.

Baca Juga:  Peluang Usaha Arang Bambu dan Analisa Usahanya

5. Label dan Harga

Harga dari arem-arem sudah umum di pasaran, jangan mematok harga diatas rata-rata. Sedikit keuntungan jika produk cepat habis tentunya lebih baik daripada untung banyak tapi sisanya juga banyak. Jangan lupa beri label atau merek, lengkap dengan nomor kontak yang bisa dihubungi. Siapa tau jika suatu saat, pembeli membutuhkan jajanan enak tersebut dalam jumlah banyak.

Analisa Usaha Arem Arem

Pentingnya membuat analisa usaha Arem Arem yaitu agar dapat diketahui besar modal yang dikeluarkan dan juga biaya operasional setiap bulannya. Dengan demikian, anda bisa menghitung omzet yang kemudian didapat keuntungan bersih.

1. Modal Investasi

Dinamakan investasi karena anda tidak mengeluarkan modal tersebut secara berkala. Kalaupun ada, paling hanya berupa biaya penyusutan. Investasi yang dimaksud dari usaha jualan arem-arem yaitu etalase, gerobak dan peralatan memasak. Untuk lebih lengkapnya, berikut sudah kami susun dengan estimasi harganya!

  • Gerobak dan etalase: Rp. 2.000.000
  • Kompor dan gas: Rp. 300.000
  • Panci: Rp. 150.000
  • Mesin blender: Rp. 200.000
  • Pisau: Rp. 50.000
  • Piring dan nampan: Rp. 150.000
  • Lain-lain: Rp. 300.000
Baca Juga:  Peluang Usaha Ampas Tahu dan Analisa Usahanya

Total: Rp. 3.150.000

2. Biaya Operasional

Mari kita hitung berapa biaya operasional selama proses pembuatan jajanan arem-arem. Bukan hanya bahan baku saja, apapun uang yang dikeluarkan selama proses tersebut, bisa dimasukan kedalam perhitungan biaya operasional, termasuk penyusutan modal investasi diatas.

  • Beras: 5kg x 10.000 x 30 = Rp. 1.500.000
  • Ayam: 2kg x 30.000 x 30 = Rp. 1.800.000
  • Tempe: Rp. 400.000
  • Kelapa: Rp. 350.000
  • Minyak goreng: Rp. 600.000
  • Daun pisang: Rp. 450.000
  • LPG: Rp. 200.000
  • Listrik dan air: Rp. 200.000
  • Sewa tempat: Rp. 500.000
  • Biaya penyusutan modal investasi: Rp. 30.000
  • Bumbu DLL: Rp. 1.500.000
Baca Juga:  Peluang Usaha Alat Tulis Sekolah dan Analisa Usahanya

Total: Rp. 7.530.000

3. Omzet

Omzet sangat tergantung dari jumlah produksi dan juga penjualan. Supaya mudah, kita ambil asumsi dengan bahan baku diatas, anda mendapatkan 65 biji arem arem. Anggap harga pasaran saat ini 5000 rupiah per bijinya, maka berikut hitungan omzet yang didapat per bulan!

  • Omzet: 65 biji x 5000 x 30 hari = Rp. 9.750.000

4. Keuntungan

Jika didapat omzet dan biaya operasional diatas, berapa besar keuntungan setiap bulan?

  • Keuntungan: 9.750.000 – 7.530.000 = Rp. 2.220.000

Penutup

Demikian dari kami ulasan mengenai peluang usaha arem arem yang ternyata mendapatkan keuntungan lumayan. Bagi anda yang tertarik, sebisa mungkin jangan lupakan tips dan strategi yang kami berikan diatas. Terima kasih kami sampaikan, salam sukses untuk anda dan selamat mencoba!

Artikel Terkait

Lanjutkan membaca...

22 Prospek Kerja Ekonomi Akuntansi dan Gajinya

Prospek Kerja Ekonomi Akuntansi - Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, profesi di bidang ekonomi dan akuntansi menjadi semakin penting...

22 Prospek Kerja Destinasi Pariwisata dan Gajinya

Prospek Kerja Destinasi Pariwisata - Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling cepat berkembang di dunia. Menawarkan berbagai macam peluang karir...

16 Prospek Kerja Desain Produk dan Gajinya

Prospek Kerja Desain Produk - Desain produk adalah bidang yang menarik dan kreatif yang mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti desain industri, desain...

Artikel terbaru

Tugas dan Tanggung Jawab Data Analyst

Tugas dan Tanggung Jawab Data Analyst - Data Analyst adalah seseorang yang memiliki tugas untuk melakukan analisis data, mengolah dan menerjemahkan data...

Tugas dan Tanggung Jawab Cutting

Tugas dan Tanggung Jawab Cutting - Cutting adalah seseorang yang memiliki tugas untuk mengoperasikan mesin pemotong dengan cermat dan aman sesuai dengan...

Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service Telkomsel

Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service Telkomsel - Customer Service Telkomsel adalah seseorang yang memiliki tugas untuk memberikan pelayanan informasi, permintaan dan...

Tugas dan Tanggung Jawab CTO

Tugas dan Tanggung Jawab CTO - CTO adalah seseorang yang memiliki tugas untuk membuat sebuah perencanaan pengembangan sistem sesuai dengan arahan pengembangan...

Tugas dan Tanggung Jawab CRO

Tugas dan Tanggung Jawab CRO - CRO adalah seseorang yang memiliki tugas untuk membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan pelanggan melalui...