asd

Peluang Usaha Arang Kayu dan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Arang Kayu – Selain arang batok kelapa dan bambu, arang kayu juga sering digunakan sebagai bahan bakar atau keperluan lainnya. Bahkan arang yang terbuat dari kayu termasuk produk pertama dari jenis arang. Manfaat dari produk yang dibuat dengan cara dibakar ini sebenarnya cukup banyak, dari segi kesehatan bisa menetralisir oksigen dalam ruangan dan sebagai penawar racun. Contoh untuk pengolahan industri yakni sebagai campuran obat nyamuk.

Distribusi dari arang sendiri tergolong cukup mudah, karena banyaknya permintaan. Beberapa pelaku usaha bahkan mengirimnya ke luar negeri, dimana di sana juga banyak permintaan. Apakah dengan alasan tersebut, peluang usaha arang bisa jadi menjanjikan? Ditambah proses produksinya yang mudah dan bahan baku banyak ditemukan, mari kita cari tau bersama.

Peluang Usaha Arang Kayu

Peluang Usaha Arang Kayu

Memang menjanjikan jika dilihat dari prospek keuntungan dan proses pembuatan. Namun tentunya anda sendiri juga sadar bahwa hal tersebut hanya mudah dilihat, akan sulit untuk dijalani. Oleh karena itu, berikut tips peluang usaha arang kayu yang kami kumpulkan dari beberapa pengusaha sukses sebelumnya!

Baca Juga:  Peluang Usaha Air Isi Ulang RO dan Analisa Usahanya

1. Bahan Baku

Banyaknya jenis kayu mengharuskan anda untuk mencari bahan baku sehingga menghasilkan kualitas terbaik. Memang pada dasarnya, semua jenis kayu bisa dijadikan arang, namun tidak semuanya berkualitas tinggi. Kayu dengan tekstur padat dan kuat merupakan yang terbaik sehingga dapat menghasilkan arang yang tahan lama ketika digunakan sebagai bahan bakar.

Baca Juga:  Peluang Usaha Abon Tongkol dan Analisa Usahanya

2. Proses Pembuatan

Selain bahan baku, anda juga harus memperhatikan proses pembuatannya. Meskipun menggunakan kayu berkualitas, proses pembuatan yang tidak tepat bisa menurunkan kualitas. Gunakan tungku yang terbuat dari drum, atau anda bisa membeli jadian yang biasanya menghasilkan arang terbaik. Setelah itu, pastikan suhu stabil selama proses pembakaran.

3. Strategi Pemasaran

Terdapat dua segmen yang bisa dijadikan pemasaran utama, yaitu luar negeri atau dalam negeri. Setiap segmen yang dituju mempunyai kategoris masing-masing. Sebagai contoh dalam negeri dengan cara dijual ke pasar, atau langsung dijual ke distributor, dimana produk yang anda buat biasanya cepat habis.

4. Konsistensi Kualitas

Menjaga konsistensi sangat penting agar mendapatkan kepercayaan dari pelanggan. Konsistensi yang dimaksud di sini yaitu dari kualitas arang kayu. Jangan sesekali mengubah kualitas jika sudah menemukan yang terbaik. Memang inovasi sangat diperlukan, tapi jika anda tidak yakin dengan prospeknya, lebih baik pertahanan kualitas yang sudah ada.

Baca Juga:  Peluang Usaha Aksesoris Komputer dan Analisa Usahanya

Analisa Usaha Arang Kayu

Untuk mendapatkan nilai yang mendekati dari sebuah analisa, mari kita hitung semua modal, biaya operasional, dan besaran omzet yang didapat dari bahan baku tertentu. Sebagai pemisalan, anda membuat produk energi alternatif dari arang kayu berupa briket. Berikut analisa usaha arang kayu yang telah kami siapkan.

1. Modal Awal

Proses pembuatan briket membutuhkan mesin khusus sebagai alat pencetaknya. Selain itu, modal awal juga termasuk peralatan lain yang digunakan selama proses produksi. Intinya, modal awal bisa dikatakan sebagai barang yang mempunyai nilai investasi.

  • Mesin cetak silindris: Rp. 20.000.000
  • Tungku pembakaran: Rp. 1.500.000
  • Peralatan lain: Rp. 500.000
Baca Juga:  Peluang Usaha Accu Mobil dan Analisa Usahanya

Total: Rp. Rp. 22.000.000

2. Biaya Operasional

Hitung biaya operasional, yaitu semua biaya yang anda keluarkan selama proses produksi berlangsung. Hal ini berarti termasuk bahan baku utama, juga biaya penyusutan dari barang investasi diatas. Anggap saja biaya penyusutan sebesar 1%, maka didapat kisaran sebesar 200 ribu rupiah per bulan.

  • Bahan baku limbah kayu: 300kg x 500 rupiah x 30 hari = Rp. 4.500.000
  • Gaji pegawai: Rp. 1.000.000
  • Tepung tapioka: 10kg x 6000 rupiah x 30 hari = 1.800.000
  • Listrik dan air: Rp. 500.000
  • Transportasi: Rp. 500.000
  • Biaya penyusutan: Rp. 200.000
  • Lain-lain: Rp. 500.000
Baca Juga:  Peluang Usaha Arang Bambu dan Analisa Usahanya

Total: Rp. 9.000.000

3. Omzet

Menghitung omzet tidak terlalu sulit, berapa hasil dari briket arang kayu dengan bahan baku diatas, kemudian dikalikan dengan harga per kilo. Anggap saja anda mendapatkan 30% dari bahan baku kayu yang digunakan sebagai arang, maka didapat hasil sebanyak 90kg. Harga arang briket yang terbuat dari bahan baku kayu memang bervariasi, namun kita bisa mengambil rata-rata 6.000 per kilo. Berikut hitungan omzet yang didapat!

  • Omzet: 90kg x 6000 rupiah x 30 hari = Rp. 16.200.000

4. Keuntungan

Silahkan anda hitung besar keuntungan yang didapat selama sebulan dari omzet yang didapat dan biaya operasional yang dikeluarkan.

  • Keuntungan: 16.200.000 – 9.000.000 = Rp. 7.200.000

Penutup

Cukup menjanjikan bukan keuntungan yang didapat dari peluang usaha arang kayu? Meskipun hanya analisa, kami tetap memberikan angka yang mendekati dan masuk di akal Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat dan sukses selalu!

Artikel Terkait

Lanjutkan membaca...

22 Prospek Kerja Ekonomi Akuntansi dan Gajinya

Prospek Kerja Ekonomi Akuntansi - Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, profesi di bidang ekonomi dan akuntansi menjadi semakin penting...

22 Prospek Kerja Destinasi Pariwisata dan Gajinya

Prospek Kerja Destinasi Pariwisata - Industri pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling cepat berkembang di dunia. Menawarkan berbagai macam peluang karir...

16 Prospek Kerja Desain Produk dan Gajinya

Prospek Kerja Desain Produk - Desain produk adalah bidang yang menarik dan kreatif yang mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti desain industri, desain...

Artikel terbaru

Tugas dan Tanggung Jawab Data Analyst

Tugas dan Tanggung Jawab Data Analyst - Data Analyst adalah seseorang yang memiliki tugas untuk melakukan analisis data, mengolah dan menerjemahkan data...

Tugas dan Tanggung Jawab Cutting

Tugas dan Tanggung Jawab Cutting - Cutting adalah seseorang yang memiliki tugas untuk mengoperasikan mesin pemotong dengan cermat dan aman sesuai dengan...

Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service Telkomsel

Tugas dan Tanggung Jawab Customer Service Telkomsel - Customer Service Telkomsel adalah seseorang yang memiliki tugas untuk memberikan pelayanan informasi, permintaan dan...

Tugas dan Tanggung Jawab CTO

Tugas dan Tanggung Jawab CTO - CTO adalah seseorang yang memiliki tugas untuk membuat sebuah perencanaan pengembangan sistem sesuai dengan arahan pengembangan...

Tugas dan Tanggung Jawab CRO

Tugas dan Tanggung Jawab CRO - CRO adalah seseorang yang memiliki tugas untuk membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan pelanggan melalui...