Peluang Usaha Abon Lele dan Analisa Usahanya

Artikel Populer

Peluang Usaha Abon Lele dan Analisa Usahanya – Seperti namanya, abon lele terbuat dari bahan baku ikan lele yang di kukus kemudian digoreng dengan menambahkan bumbu khusus. Makanan yang cocok disajikan dalam berbagai situasi ini semakin banyak diminati. Bukan tanpa alasan, karena lele termasuk ikan yang sudah umum dikenal dengan rasa daging yang gurih dan lezat.

Peluang Usaha Abon Lele
(sumber : hifiguddy)

Lele juga termasuk salah satu jenis ikan yang mudah dibudidayakan. Anda bisa membudidayakan di tambak maupun kolam terpal dengan lahan terbatas. Banyaknya peternak ikan lele membuat pengusaha memutar otak, sehingga dijadikan salah satu makanan kering yang bernama abon. Siapa sangka, ternyata usaha abon lele cukup banyak peminatnya sehingga menjadi potensial untuk dijalankan.

Baca juga : Peluang Usaha Abon Ayam dan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Abon Lele

Dengan keuntungan yang bisa didapat dari peluang usaha abon lele setiap bulannya, pasti anda tergiur dan segera ingin terjun ke dalamnya. Namun, alangkah baiknya jika anda memperhatikan hal berikut sebelum memulai bisnis yang satu ini!

1. Resep Nikmat

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk mengolah jenis ikan lele agar banyak diminati konsumen. Hal ini dikarenakan bau lele yang tidak begitu amis, jadi anda tinggal fokus pada resep yang nikmat dan lezat.

Baca juga : Peluang Usaha Abon Bandeng dan Analisa Usahanya

2. Bahan Baku Berkualitas

Ikan lele juga bisa dikatakan mudah mengkonsumsi atau makan sembarangan. Oleh karena itu, pastikan anda memilih jenis lele berkualitas, salah satunya bisa dilihat dari jenis makanan setiap harinya.

3. Gunakan Merek Dagang

Mempunyai merek, atau bahasa bisnisnya adalah brand, sangat penting untuk pemasaran sebuah produk. Jangan biarkan kemasan abon lele anda kosong tanpa mereka atau nomor kontak yang bisa dihubungi. Jika memungkinkan, beri slogan untuk memikat daya tarik konsumen.

Baca juga : Peluang Usaha Abon Ikan dan Analisa Usahanya

4. Menentukan Harga

Selain kemasan yang menarik, silahkan tentukan harga sesuai dengan target keuntungan yang didapat. Anda juga harus melihat berapa harga yang ditawarkan kompetitor agar tidak terlampau jauh lebih mahal. Sertakan juga banderol di setiap kemasan, selain agar konsumen tidak selalu menanyakannya, hal ini juga bisa membantu anda jika sewaktu-waktu lupa dengan harga yang dipatok.

5. Tentukan Target Konsumen

Target konsumen yang dimaksud ialah, apakah anda hanya memasarkannya di daerah sendiri, atau diluar daerah. Hal ini sangat penting untuk menentukan metode pemasaran yang dilakukan, apakah dijual secara online, atau tradisional di pasar terdekat.

Baca juga : Peluang Usaha Abon Sapi dan Analisa Usahanya

Analisa Usaha Abon Lele

Saatnya kita masuk ke analisa usaha abon lele, yaitu meliputi modal awal, biaya operasional dan bahan baku, serta keuntungan yang didapat.

1. Rincian Peralatan

Tentunya anda tidak bisa memasak atau memproduksi abon lele jika tidak ada peralatannya bukan? Kita asumsikan anda tidak mempunyai peralatan apapun dan harus membelinya di awal terlebih dahulu.

  • 5 Baskom: Rp. 125.000
  • 2 Wajan: Rp. 100.000
  • Kompor 2 tungku: Rp. 230.000
  • Saringan: Rp. 25.000
  • 3 Pisau: Rp. 75.000
  • Talenan: Rp. 20.000
  • Panci: Rp. 120.000
  • Plastik: Rp. 35.000
  • Mesin Pres Plastik: Rp. 125.000
  • Mesin parutan: Rp. 400.000
  • Blender: Rp. 200.000
  • Garpu: Rp. 20.000
  • Timbangan: Rp. 70.000
  • Mesin abon: Rp. 5.000.000

Total: Rp. 6.545.000

2. Biaya Bahan Baku dan Operasional

Selanjutnya, anda juga harus mengetahui berapa besar biaya bahan baku dan operasional untuk pembuatan abon lele.

  • Ikan lele: Rp. 200.000
  • Minyak Goreng: Rp. 60.000
  • Garam: Rp. 8.000
  • Cabai: Rp. 60.000
  • Bawang Merah: Rp. 35.000
  • Bawang Putih: Rp. 30.000
  • Bumbu: Rp. 25.000
  • Gula Merah: Rp. 30.000
  • Asam Jawa: Rp. 10.000
  • Transportasi: Rp. 30.000

Total: Rp. 488.000 x 30 = Rp. 14. 640.000

Baca juga : Peluang Usaha Abon Tongkol dan Analisa Usahanya

3. Omzet per Bulan

Dengan menganggap harga ikan lele segar Rp. 20.000 per kilo, maka anda mendapat 10kg ikan lele setiap kali produksi. Misalkan produksi abon lele dengan bahan tersebut mencapai 6kg dan mengambil asumsi harganya 15.000 per ons, maka rincian omzet yang didapat yaitu!

15.000 x 10 x 5 = Rp. 750.000

750.000 x 30 = Rp. 22.500.000

4. Keuntungan tiap Bulan

Kita sudah mendapat omzet per bulan, biaya produksi dan juga modal awal. Dengan demikian, cukup mudah mengetahui keuntungan setiap bulannya!

  • Keuntungan bulan pertama:

22.500.000 – 6.545.000 – 14. 640.000 = Rp. 1.315.000

  • Keuntungan bulan berikutnya:

22.500.000 – 14. 640.000 = Rp. 7.860.000

Penutup

Demikianlah penjelasan singkat namun padat mengenai peluang usaha abon lele menurut pandangan kami. Semoga dengan adanya informasi ini, anda bisa dengan mudah mengetahui besaran modal awal dan keuntungan yang didapat. Semoga bermanfaat, dan terima kasih telah mengunjungi kami.

Artikel Terbaru

Peluang Usaha Akrilik dan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Akrilik dan Analisa Usahanya - Akrilik merupakan jenis plastik polimer yang biasanya dipakai sebagai pengganti kaca. Bobotnya...

Anda mungkin menyukai postingan ini

×

Tawaran Kerjasama

×